Ratusan Gas 3 Kg Bersegel Coklat Tersebar di Lebak, Korwil Agen Khawatir Tak Sesuai Takaran

Ratusan Gas 3 Kg Bersegel Coklat Tersebar di Lebak, Korwil Agen Khawatir Tak Sesuai Takaran

Reporter : Ading Sumardi I Editor : Aji Rosyad

LEBAK – Ditengah pandemi covid -19, ternyata masih ada beberapa gelintir orang yang memanfaatkan demi kepentingan pribadinya, saat ini kabupaten lebak sedang dalam masa perpanjangan PPKM darurat, dan masyarakat merasa terbebani dengan keadaan ini, dengan kondisi ekonomi yang terpuruk berdampak pada daya beli masyarakat.

Namun, keadaan ini malah dijadikan bisnis bagi pelaku usaha jual beli Elpigi 3kg bersubsidi (si melon), terbukti dengan masuknya ratusan tabung si melon segel coklat ke wilayah kabupaten lebak, padahal untuk daerah pendistribusian kabupaten lebak tabung si melon mempunyai segel berwarna hitam pekat.

Hasil investigasi awak media di lapangan, ratusan tabung si melon bersegel coklat tersebut memasuki wilayah kabupaten lebak, tepatnya di Kampung Cipining Desa Cidadap Kecamatan Curugbitung, Diperkirakan sekitar 260 tabung si melon bersegel coklat diturunkan di sebuah warung yang beralamat kp cipining rt/rw 013/014 desa cidadap kab lebak.

Menanggapi hal ini, Koordinator Wilayah (Korwil) Agen Lebak H. Iman mengatakan bahwa simelon dengan segel coklat tersebut dipastikan bukan untuk didistribusikan di wilayah lebak.

Malah, masih kata H. iman, dikhawatirkan isi tabung simelon tersebut merupakan suntikan yang isinya tidak sesuai dengan yang telah ditentukan.

“Yang pasti Elpigi 3kg bersubsidi dengan segel coklat bukan untuk didistribusikan di Lebak, itu bisa dipastikan elpigi 3kg seludupan” Katanya. (22/7)

Ditambahkan H. Iman, bahwa dengan masuknya ratusan tabung elpigi 3kg bersubsidi dengan segel coklat, ini sudah merupakan sebuah tindakan melawan hukum yang harus segera diselidiki oleh pihaak yang berwenang, dalam hal ini Aparatur Penegak Hukum (APH).

“Ini jelas sebuah tindakan melawan hukum, saya berharap pihak APH segera turun tangan menyelidiki dan menangkap pelakunya” tandasnya.

Sementara itu Dedi Setiawan, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak saat di hubungi portalrealita.com melalui pesan singkat Watsapp nya mengatakan bahwa kejadian ini harus segera diselidiki kebenarannya oleh pihak APH.

“Bilamana ada penyalahgunaan dalam pendistribusian gas subsidi 3 kg yg bukan peruntukannya silahkan laporkan k pihak APH agar segera diselidiki kebenarannya” katanya.