Rasminah Menangis Rumahnya Ambruk, Butuh Bantuan Pemerintah dan Relawan

Rasminah Menangis Rumahnya Ambruk, Butuh Bantuan Pemerintah dan Relawan

Reporter : Eddy yusuf I Editor : Aji Rosyad

Kabupaten Tangerang – Rasminah, warga Kampung Pabuaran, RT 014 RW 005 Desa Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, harus menerima kenyataan, karena rumahnya yang terbuat dari bambu dan bilik itu ambruk menempel dengan tanah. Selasa, (04/08/2021) sekira pukul 22.00 Wib.

Musibah itu terjadi, tepatnya malam Rabu, saat itu terjadi hujan lebat, karena rumahnya itu sudah lapuk akhirnya ambruk. Dalam peritiwa itu tidak ada korban jiwa, karena semua sempat mengungsi kerumah tetangganya.

Atas kejadian itu, Rasminah mengaku sedih, berharap seger diberikan bantuan dari pemerintah maupun relawan. Hidup disaat ekonomi sedang sulit, bahkan dilanda pandemi Covid -19 membuat dirinya tidak bisa berbuat apa- apa.

Ditambah, Rasminah (65) yang bersetatus janda itu memiliki 5 anak dan dua orang cucu, yang kini tinggal bersamanya.

Keseharian Rasminah adalah seorang buruh tani, ia bekerja, itupun jika sedang musim bercocok tanam, sehingga penghasilanyapun tidak menentu, untuk bisa bertahan hidup pun sudah bersyukur.

“Tolong kami, kami butuh bantuan pemerintah maupun relawan untuk agar kami bisa tidur bersama keluarga kami seperti dulu. Kami tidak tahu lagi harus berbuat apa dan tinggal dimana. Tolong kami untuk memperbaiki rumah kami,”ucap Rasminah sambil uraikan air mata. Jum’at, (6/8/2021).

Kata Rasminah, pihaknya telah di kunjungi oleh PJS Kepala Desa Pabuaran, Kecamatan Jayanti ke kediamannya dan memberikan bantuan sembako.

Melihat peritiwa ini, Ketua Organisasi Masyarakat Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia, Dewan Pimpinan Anak Cabang (PPBNI-DPAC) Satria Banten Kecamatan Jayanti, Debi Yusuf Ardabili, berharap agar pemerintah setempat segera memberikan bantuan kepada warganya. Selain itu, ia berharap ada relawan yang terketuk hatinya untuk membantu.

Menurutnya, dengan kejadian ini, ia meminta intansi terkait tidak tutup mata dan tidak tinggal diam atas musibah yang menimpa Rasminah warga desa Pabuaran tersebut. Karena kabupaten tangerang, saat ini sedang kencang adakan renop bedah rumah dari dinas Perumahan pemukiman pemakaman ( Perkim).

“Kalaupun memang di desa Pabuaran ada program bedah rumah, baik dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Provinsi, gebrak bang kumis program Pemda kabupaten Tangerang, Bedah rumah yang di anggarkan dari Anggaran Dana Desa, itu dapat diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kriterianya. Jangan sampai tidak tersalurkan dan tidak tepat sasaran. Untuk itu, tolong lirik warga yang sekarang membutuhkan jangan sampe menutup mata,”tegasnya.

Apalagi, kata ia, sudah jelas ibu Rasminah meminta bantuan semua unsur baik donatur ataupun pemerintah bahkan pihak swasta serta para dermawan.

Saat awak media coba mengonfirmasikan kepada Pjs. Kepala Desa Pabuaran Ecep Sulami melalui WhatsApp mengatakan, pihaknya mengaku sudah melaporkan kejadian itu kepada Camat setempat.

“Saya sudah laporan ke pak Camat melalui whatsapp, kebetulan pak Camat tadi ada acara di Tigaraksa, Besok saya mahu nemuin pak Camat dan minta arahannya dari pak Camat”katanya.