Janda Paruh Baya di Kampung Maja Serang Butuh Bantuan Pemerintah dan Uluran Tangan Dermawan

Janda Paruh Baya di Kampung Maja Serang Butuh Bantuan Pemerintah dan Uluran Tangan Dermawan

Reporter : Aman Sarip I Editor : Aji Rosyad

Kabupaten Serang – Pandemi Covid – 19 berkepanjangan sangat
terasa sekali dampaknya terlebih yang dirasakan oleh Ibu juroh, janda paruh baya kelahiran tahun 1968 warga Kampung maja Rt. 09 Rw. 03, Desa Bantarpanjang , Kecamatan Cikesal Kabupaten Serang Banten.

Juroh, ibu paruh baya sudah puluhan tahun ditinggal suaminya kini tinggal bersama anak perempuannya bernama Ulis Sugiati Putri, yang biaya hidupnya masih ketergantungan kepada orangtuanya.

Diakui Juroh, setelah berheti bekerja beberapa tahun yang lalu, sampai sa’at ini belum punya pekerja’an yang lain, dan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari dirasakan sangat sulit.

Juroh mengatakan, beberapa tahun yang lalu saya mendapat bantuan PKH dari pemerintah, setelah bantuan PKH terputus pada tahun 2018 sampai sa’at ini belum pernah mendapatkan bantuan lagi dari pemerintah, padahal foto copy kartu KK, dan KTP pernah diminta oleh Ketua RT entah untuk apa.?

Ia juga mengatakan kondisi rumah miliknya tembok di bagian depan, ruang dalam dan samping sudah retak,kalau di biarkan terlalu lama saya khawatir kerusakannya bertambah parah.

“Saya mohon kepada pemerintah desa dan pemerintah Kabupaten, agar saya mendapatkan bantuan kembali untuk menyambung kelangsungan hidup saya, saya benar benar sangat kesulitan “Ujarnya.

Kepala Desa Bantarpanjang Suharjo, Ketika dikonfirmasi Perkasanusatara di ruang kerjanya mengatakan terkait Bansos dari pemerintah pusat dan daerah sejak Pandemi Covid -19 sudah didistribusikan. Namun, pihaknya mengaku bantuan itu belum merata.

“Alhamdulillah sejak awal Pandemi covid -19 Sudah kami distribusikan kepada penerima KPM. Diakiu Suharjo, memang masih blm merata tapi kami sudah berupaya mengusulkan baik ke tingkat pemerintah daerah maupun pemerintah pusat . Namun saya berharap kepada masyarakat juga desa Bantarpanjang, bersabar mudah – mudahan terleasisasi,”katanya.