Intruksi Korwil Cijaku, SDN 2 Cihujan Adakan Pungutan Rp 100 Ribu Untuk Menebus Ijazah

Intruksi Korwil Cijaku, SDN 2 Cihujan Adakan Pungutan Rp 100 Ribu Untuk Menebus Ijazah

Reporter : Ading Sumardi I Editor : Aji Rosyad I foto : ilustrasi net

LEBAK – Di Sekolah Dasar SDN 2 Cihujan, Desa Cihujan, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, orang tua siswa harus mengeluarkan biaya untuk menebus ijazah sebesar Rp 100 ribu. Biaya tersebut, di duga atas perintah atau intruksi Kordinator Wilayah (Korwil) Cijaku. Jum’at, (13/8/2021).

Salah seorang guru SDN 2 Cihujan Haerudin membenarkan, di sekolah SDN 2 Cihujan ada pungutan biaya untuk penebusan ijazah sebesar Rp 100 ribu.

“Iya, benar pak, rinciannya itu yang 50 ribu untuk pembelian sampul ijazah, yang 50 ribu lagi untuk membeli Foto, beli medali, untuk foto kopi, legalisir dan map ijazah pak,”kata Haerudin saat ditemui di kediamannya.

Kata ia, sebelum dilakukan pungutan untuk biaya penebusan ijazah itu, pihaknya mengadakan rapat dengan semua orang tua siswa.

“Dalam rapat itu, kami kasih tahu bahwa pungutan seratus ribu, untuk rincian itu. Dan kami sampaikan kepada mereka, semua siswa diwajibkan untuk membayar 100 ribu. Karena dari dana BOS tidak ada plotnya untuk biaya ijazah,”katanya.

“Kalau terkait sampul itu yang mengadakan adalah Dinas atau Korwil Cijaku, kemudian sekolah yang bayar”kata Haerudin.

Lanjutnya, urusan tersebut, kata ia, Kepala Sekolah SDN 2 Cihujan mempercayai kepadanya, karena, Kepala Sekolah memegang dua sekolahan (merangkap jabatan).

“Lalu, untuk pembelian medali yang di kalungkan ke anak, itu harganya 8 ribu, karena anak ada yang jualan ke rumah sini secara peribadi,”kata Haerudin.

Kata ia, dana BOS tidak mencukupi untuk biaya tersebut, mengingat siswa dan siswi SDN 2 Cihujan sekarang ini belum tetap. “Kadang- kadang naik, kadang turun, tahun kemarin sebanyak 121 siswa siswi, tahun ini ada 120 siwa dan siswi”katanya.

Salah satu orang tua siswa SDN 2 Cihujan berinisial M, membenarkan dirinya di pinta Rp 100 ribu untuk biaya penebusan ijazah.

“Iya pak, semua orang tua siswa di pinta biaya 100 ribu untuk ijazah,”katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, perkasanusantara.id masih berupaya mencari keterangan atau konfirmasi kepada pihak Korwil Cijaku, juga Kepala Sekolah SDN 2 Cihujan.