DPC MOI Tangsel Menyayangkan Pernyataan Sekda yang Menyamakan Masyarakat Dengan Kucing

DPC MOI Tangsel Menyayangkan Pernyataan Sekda yang Menyamakan Masyarakat Dengan Kucing

Reporter : Ading Sumardi I Editor : Aji Rosyad

Tangsel – Pernyataan Sekretaris Daerah (SEKDA) Kota Tangerang Selatan Bambang Noertjahyo yang dialamatkan kepada masyarakat yang menjadi pelanggar PPKM Darurat, itu dinilai tidak pantas dan tidak mencerminkan sikap kepemimpinan dari seorang abdi negara.

Pernyataan tegas itu disampaikan oleh Ketua DPC Media Online Indonesia (MOI) Tangsel Musal as’ari, pada awak media Kamis, (15/7/2021).

Kata Musel, pejabat publik yang di beri jabatan dan amanah oleh negara itu seharusnya mampu membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat. Pasalnya, kata Musal, pihaknya sudah membaca jelas pernyataan yang disampaikan oleh Sekda kepada masyarakat.

“Harapan kami masyarakat sendiri yang harus memiliki kesadaran, sehingga tidak perlu jadi kucing, betul-betul jadi manusia yang tahu bahwa pandemi ini sangat beresiko,”kata Ketua MOI DPC Tangsel Musal As’ ari menirukan pernyataan Sekda yang di kutip dari media Tribun-Wartakota.

Menurut Musel, apa yang disampaikan oleh Sekda Tangsel dengan perumpamaan seperti itu jelas tidak elok.

“Beliau itu abdi negara, masa menyamakan masyarakat dengan kucing,”katanya.

Musal as’ari, mengungkapkan, saat ini warga Tangsel sedang berupaya bertahan hidup dengan segala kondisi dan keterbatasan di kala pandemi Covid -19. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang sudah menunaikan kewajibannya dengan membayar denda karena terjaring razia gabungan Satgas PPKM darurat.

“Kami berharap semua pihak khususnya pemerintah untuk lebih bijak melihat persoalan dan dinamika sosial masyarakat secara keseluruhan yang terdampak Covid -19,”tegasnya.

Senada, Eka Firmansyah Sekretaris DPC MOI Kota Tangerang Selatan menambahkan bahwa pernyataan Sekda Tangsel jelas sangat melukai perasaan warga Tangerang Selatan yang selalu berupaya menciptakan komunikasi yang harmonis dalam kehidupan bermasyarakat.

Selama ini, masyarakat sudah berupaya membantu pemerintah dalam mensosilisasikan berbagai program termasuk sosilisasi dan edukasi tentang PPKM Darurat. Kenapa Sekda Ibaratkan Masyarakat Seperti Kucing

Kami berharap Sekda Tangsel segera mencabut pernyataanya tersebut dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Tangsel. “Mari kita bangun tangsel dengan Cinta Dan Kehormatan.” Tegas Eka Firmansyah