Baralak Mengecam Keras Dugaan Pelabrakan Segel Oleh PT. Indo Pasific Agung di Citeras

Baralak Mengecam Keras Dugaan Pelabrakan Segel Oleh PT. Indo Pasific Agung di Citeras

Reporter : Ading Sumardi I Editor : Aji Rosyad

Lebak – Barisan Rakyat Lawan Korupsi Indonesia (Baralak) angkat bicara soal pembangunan Pabrik Kemasan Oli yang di laksanakan oleh PT. Indo Pasific Agung di Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, membangun tanpa memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Menurutnya, daerah telah dirugikan oleh PT. tersebut.

Pihaknya juga mengaku miris dan mengecam keras kesewenang- wenangan pihak PT. Indo Pasific Agung yang diduga telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) tentang dugaan pelabrakan segel.

” Tentu ini harus segera ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku. Mereka sudah mengabaikan aturan pemerintah tentang IMB, telah merugikan Daerah dan melabrak segel itu bisa dipidana,” kata Ketua Baralak Yudistira pada awak media, Rabu, (21/7/2021).

Menurut Yudis, dengan teguran yang dilakukan oleh Satpol PP Lebak beberapa kali bahkan sudah dilakukan penyegelan yang ke tiga kalinya, pihak PT. tersebut seharusnya dapat mematuhi aturan itu. Namun, dengan diabaikannya aturan Penegakan Perda soal IMB dan segel itu, tentu marwah hukum di Lebak telah di nodai oleh oknum PT. tersebut.

“Dengan begitu saya minta dengan tegas, dengan di tindaklanjutinya kasus ini oleh pihak Kerimsus Polres Lebak, oknum di PT. tersebut harus segera tindak sesuai dengan aturan UU tentang IMB juga tentang segel. Karena pelanggaran yang dilakukan oleh oknum di PT. tersebut bisa jadi masuk keranah pidana, jangan sampai oknum itu lolos dari pelanggaran yang mereka lakukan terhadap daerah,” tegasnya.

Ia mengklaim akan terus memantau perkembangan kasus tersebut hingga tuntas. Ia juga berharap, dengan ditegakannnya aturan dan hukum tentang Perda itu akan membuat pemahaman terhadap para pengusaha yang masuk ke Daerah.

“Dengan memenuhi ketentuan atau aturan yang berlaku, justru para pengusaha akan menerima hal yang baik. Khususnya semua akan tertata baik sesuai aturan, tidak akan merugikan lingkungan masyarakat di sekitar. Bahkan, mereka dapat berjalan sesuai dengan harapan,”harapnya.